Selasa, 20 Agustus 2013

KETIKA AKU MENANGIS



Beginilah cara aku menangis, .

Terlihat diam dan
tenang, sesekali air mataku keluar
dari mataku. Pandanganku
kosong namun seperti ingin mengatakan
sesuatu. Tidak selama
wanita saat menangis, hanya beberapa
menit,

bahkan beberapa
detik. Diam dalam sendirinya, Seolah-
olah tangis itu milikku
seorang. Tidak ada yang lain..

Setelah
puas di detik-detiknya, aku
kembali lagi beraktifitas seperti biasa..
Seperti tidak pernah terjadi
apa-apa..

Perempuan berpikir dengan
perasaannya, laki-laki berpikir dengan
logikanya. Inilah mengapa perempuan
lebih sensitif dibandingkan
dengan laki-laki.

Tapi, menangis selalu berasal dari
perasaan. Teman.. ketika aku
menangis.. bukan sebutan cengeng
atau kurang jantanlah yang
harus dilontarkan padaku.

Tapi
itu karena betapa sangat beratnya
aku menahan derita, sehingga perlu
mengeluarkan air mataku
yang berharga itu..

Aku tidak perlu orang untuk mendekatiku, aku
tidak perlu orang untuk
menghiburku. Yang aku perlukan hanya
beberapa menit bahkan detik
untuk ketenangan batin..

Tapi, terima kasih untuk
Beberapa sahabatku,
Yang tetep menghiburku dan selalu tahu
Kondisiku,
Ajeng Rizka
Tristiana
Rizkilia
Firmansyah
Dan Arga Mustika,
teriMa kasih :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar